Cara Sholat Subuh
Subuh adalah yang pertama dari lima sholat harian, ditunaikan antara masuknya fajar shadiq (subuh sejati) dan terbitnya matahari. Ini adalah dua rakaat fardhu yang didahului dua rakaat sunnah muakkadah — Nabi (semoga damai atasnya) bersabda dua rakaat sunnah subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا.
“Dua rakaat sebelum subuh (sunnah) lebih baik daripada dunia dan seisinya.”
Step 1Pastikan waktu subuh sudah masuk
Waktu subuh dimulai dengan fajar shadiq — saat cahaya horizontal putih pertama menyebar di cakrawala — dan berakhir saat matahari terbit. Gunakan sumber waktu sholat yang dapat diandalkan, seperti waktu subuh langsung di qabasi.com untuk kota Anda, untuk memastikan jendela waktu sudah dimulai.
Step 2Berwudhu
Lakukan wudhu lengkap sebelum berdiri sholat. Jika Anda tidur, mencuci tangan tiga kali sebelum mencelupkannya ke dalam wadah adalah sunnah.
Step 3Sholat dua rakaat sunnah muakkadah
Inilah dua rakaat yang Nabi (semoga damai atasnya) tidak pernah tinggalkan, baik di rumah maupun dalam perjalanan. Sunnahnya adalah membuatnya singkat — bacalah Surat Al-Kafirun (109) di rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas (112) di rakaat kedua.
Catatan
Jika Anda melewatkannya sebelum fardhu subuh, Anda dapat menggantinya setelah matahari terbit.
Step 4Berdiri untuk dua rakaat fardhu
Buat niat baru untuk fardhu subuh (dua rakaat). Bacaan dalam subuh adalah jahriyyah (keras) — baik untuk imam dalam berjamaah maupun untuk orang yang sholat sendirian.
Step 5Bacalah surat yang lebih panjang dengan keras setelah Al-Fatihah
Sunnah untuk subuh adalah membaca bagian yang lebih panjang daripada sholat lainnya — Nabi sering membaca antara 60 dan 100 ayat di kedua rakaat. Setelah Al-Fatihah, bacalah surat dengan panjang sedang dengan keras.
Step 6Sempurnakan dengan tasyahud dan salam
Lakukan ruku, dua sujud, berdiri untuk rakaat kedua, dan setelah dua sujud rakaat kedua, duduklah untuk tasyahud dan akhiri dengan salam ke kanan dan kiri.
Catatan
Setelah subuh adalah sunnah untuk tetap duduk membaca dzikir pagi sampai matahari terbit — sebuah sesi yang Nabi setarakan dengan pahala haji dan umrah yang diterima.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Sholat subuh setelah matahari terbit. Setelah matahari terbit, fardhu subuh menjadi sholat yang terlewat (qadha).
Sholat fardhu sebelum sunnah tanpa alasan yang baik — sunnah dimaksudkan untuk dilakukan terlebih dahulu.
Membaca dalam hati dalam subuh. Bacaannya keras, bahkan saat sholat sendirian.
Melewatkan dua rakaat sunnah. Nabi (semoga damai atasnya) adalah yang paling konsisten dalam menjaganya.
Kembali tidur sebelum waktu subuh masuk dan melewatkan sholat sama sekali. Atur banyak alarm atau aplikasi adzan yang dapat diandalkan.

